“Gereja yang Bertumbuh dalam Pelayanan”

Jemaat GKJ Manahan hari ini (5/4) merayakan kebahagiaan besar kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati melalui ibadah khusus Fajar Paskah. Ibadah dimulai dengan perarakan jemaat membawa lilin yang dinyalakan memasuki ruang ibadah.
Pewartaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA yang mendasarkan pada bacaan leksionari dari Yesaya 25:6-9; Mazmur 118: 1-2, Kisah Para Rasul 10: 34-43 dan Injil Markus 16: 1-8.
Jemaat GKJ Manahan hari ini (5/4) merayakan kebahagiaan besar kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati melalui ibadah khusus Fajar Paskah. Ibadah dimulai dengan perarakan jemaat membawa lilin yang dinyalakan memasuki ruang ibadah.
Pewartaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA yang mendasarkan pada bacaan leksionari dari Yesaya 25:6-9; Mazmur 118: 1-2, Kisah Para Rasul 10: 34-43 dan Injil Markus 16: 1-8.
Hari Minggu (7/12) yang lalu, Sekolah Minggu Remaja GKJ Manahan melakukan regenerasi pengurus yang diteguhkan oleh pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dalam persekutuan kelompok besar.
Bacaan I Samuel 16:1-13 menjadi dasar yang meneguhkan anak-anak Sekolah Minggu Remaja untuk belajar dari seorang pemimpin yang diurapi oleh Tuhan. Dalam melaksanakan tugasnya, Samuel yang diperintahkan Tuhan untuk pergi ke Betlehem, untuk mengurapi seseorang menjadi raja atas Israel, menggantikan Saul yang telah ditolak oleh Tuhan. Ketika Samuel melihat anak-anak Isai, salah satunya Abinadab, yang memiliki paras yang bagus dan perawakan yang tinggi besar, ternyata bukan dia yang dipilih oleh Tuhan. De!ikian pula dengan anak-anak Isai yang lain, sampai akhirnya Daud, si bungsu dipanggil dan Tuhan menyatakam kepada Samuel untuk segera mengurapi Daud menjadi raja atas Israel. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.
Ibadah hari ini, Minggu (19/10) jam 18.00 WIB di GKJ Manahan menggunakan liturgi khusus bulan keluarga, dilayani oleh Pdt.Budi Widianto, S.Ag dari GKJ Selokaton. Pemberitaan Firman Tuhan didasarkan dari bacaan leksionari : Keluaran 33: 12-23, Mazmur 99, I Tesalonika 1: 1-10, dan Injil Matius 22 : 15-22.
Dalam kotbahnya, pendeta Budi menyatakan bahwa dalam kehidupan kita perubahan-perubahan adalah hal yang tidak terelakkan. Dan kita harus mengambil sikap-sikap tertentu menghadapi perubahan-perubahan situasi zaman yang terus berubah dengan cepat ini.